‘Robot’ dikontrol lewat pikiran

13 07 2010

Helm robot Sekelompok peneliti asal Northeastern University, Boston, Amerika Serikat mengerjakan antarmuka komputer yang bisa menerjemahkan sinyal dari otak lewat helm khusus.

Lewat helm yang dibuat, pengguna bisa mengirimkan perintah ke komputer, cukup dengan memikirkan perintah tersebut.

Para peneliti tersebut telah membuat pula program komputer khusus yang membagi layar menjadi empat kuadran. Dengan memandangi kuadran tertentu dalam jangka waktu yang cukup lama, komputer bisa mengenali kuadran yang bersangkutan.
Baca entri selengkapnya »





Robot bisa tertawa

7 04 2010

Robot tertawaTokyo: Peneliti Jepang mengembangkan sebuah robot humanoid yang bisa tertawa dan tersenyum meniru ekspresi wajah seseorang. Robot Geminoid TMF dapat menggerakkan karet di kulit wajahnya sehingga dapat meniru manusia tersenyum, tertawa dengan menunjukkan gigi, dan terlihat muram dengan alis berkerut.

Robot itu dibuat persis seperti seorang model wanita berusia 20 tahunan yang cantik dengan rambut hitam panjang. Pada saat para ilmuan melakukan demo yang direkam dengan kamera video, wanita dan robot itu duduk berdampingan dengan mengenakan baju yang sama–rok hitam dan jaket kulit hitam. Robot itu dapat meniru modelnya dengan cara merespon sinyal-sinyal listrik yang dihantarkan si model. “Aku merasa seperti punya saudara kembar,” kata wanita itu kepada wartawan.

Para pengembang berharap, robot itu akhirnya dapat digunakan dalam kehidupan nyata seperti di rumah sakit. “Kami sudah punya beberapa data yang menunjukkan bahwa robot yang mengangguk dan tersenyum kepada pasien, dapat memberikan keamanan psikologis saat pasien sedang diperiksa oleh dokter,” kata Satoko Inoue, juru bicara Kokoro–salah satu dari dua perusahaan yang terlibat dalam pengembangan robot.

“Sebuah teknologi baru selalu menciptakan ketakutan dan opini negatif, tapi para peneliti ingin membuat robot yang bisa mengungkapkan sesuatu yang mirip dengan emosi manusia,” kata Hiroshi Ishiguro, profesor di Universitas Osaka yang memimpin penelitian. Robot itu diperkirakan akan dijual dengan kisaran harga 1.1 miliar rupiah

Sumber: Liputan6